Selasa, 22 Januari 2013

cara menyampaikan pendapat,nasehat,dan kritik menurut saya !

assalamualaikum wr.wb
Beberapa hari ini saya sering bertukar pendapat/debat,saling mengkritik,dan saling menasehati. dengan beberapa teman..,,ada saja yang di bahas *gausah disebut ,,banyak point yang bisa di ambil dari hal2 yang di bahas itu,termasuk cara teman2 saya berpendapat,mengkritik,dan menasehati orang lain :D hahaha....,,mulai dari yang santun sampai asal bacot tanpa tahu sebab musabab nya atau terpengaruh oleh salah satu pihak/ikut2an aja -_- *jujur saya gak suka dengan tipe orang seperti ini,,''ngomong asal jeplak gak dipikir''=(menunjukan kebodohan) ,,bukan nya saya sok bener atau gimana ,wong saya juga berusaha intropeksi diri dan saya berpendapat juga ada dasarnya.

bukankah dalam berpendapat,menasehati,atau mengkritik juga ada etika nya?
  1. Seperti berbicara dengan santun
  2. Mempunyai dasar yang jelas dan dapat dipertanggung jawabkan
  3. Dalam memberi nasehat atau kritik tidak memihak pada satu kubu *karena untuk kebaikan bersama.
  4. Peduli akan perasaan orang lain,jujur jika kita berbicara seenaknya/berlebihan/menyakiti orang lain secara langsung berdampak pada psikis/jiwa orang itu,contoh: orang yang di kritik atau di nasehati jadi malu,tidak percaya diri,trauma,dan dendam. karena penerimaan orang dengan omongan itu beda satu sama lain, ada yang hanya diam/cuek atau marah besar, nah ini yang perlu di hindari karena mengakibatkan konflik. ''bukankah Allah melarang suatu golongan mengolok-olok golongan lainnya. Perbuatan ini amatlah dicela karena timbul dari rasa kagum terhadap diri sendiri yang sekaligus menghina orang lain. Sifat ini akan dapat mengakibatkan hal-hal yang bisa menimbulkan permusuhan antara teman.''
  5. Menyampaikan dengan tidak menyalahkan orang lain,atau menyampaikan dengan amarah.
Tapi banyak orang yang tidak memperhatikan itu, padahal pendapat,nasehat,atau kritik itu juga untuk kebaikan bersama,kebaikan untuk si penasehat/pengkritik , dan untuk orang yang di nasehati/yang di kritik.
Kalo menurut salah satu pendapat yang saya temukan di google. ''penguasaan kecerdasan IESQ yang tidak seimbang dijadikan alasan orang menyampaikan kritik,nasehat,pendapat dengan tidak baik''.

kesimpulanya : BICARA DENGAN SANTUN,MEMILIKI DASAR YANG DAPAT DI PERTANGGUNG JAWAB KAN (apalagi jika berpendapat /menasehati orang masalah Agama) , dan PEDULI DENGAN PERASAAN ORANG LAIN (Pikirkan jika orang lain tidak peduli dengan perasaan anda/semena-mena dengan anda! apa yang anda rasakan !!!!!! ).dan yang terpenting anda harus tahu/ngerti apa yang di bicarakan,jika TIDAK ?? mending DIAM dan segera cari tahu pasti nya !!

sekian.
wassalamualaikum wr.wb :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar